# Bolehkah Membaca Doa/
Ruqyah kemudian ditiupkan ke Air?

-Boleh membacakan doa kemudian ditiupkan ke air dan diusapkan/dipercikkan pada bagian yang sakit

-Hanya saja ruqyah/thibbun nabawi erat kaitannya dengan keimanan, jika tidak sembuh maka bukan doa/Al-Quran yang salah akan tetapi keimanan yang melakukan

-Thibbun nabawi ibarat pedang yang sangat tajam, akan tetapi yang memegang/menggunakan pedang belum tentu mahir atau pandai menggunakannya

Jibril pernah meruqyah beliau shallallahu’alaihi wasallam ketika beliau sakit, dengan menggunakan air yang dibacakan doa:

بسم الله أرقيك، من كل شيء يؤذيك، من شر كل نفس أو عين حاسد الله يشفيك، بسم الله أرقيك

“bismillaah urqiika min kulli syai’in yu’dziika wa min syarri kulli nafsin au ‘ainin hasidin allaahu yasyfiika bismillaahi urqiika”

“Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dan dari keburukan penyakit ‘ain yang timbul dari pandangan mata orang yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, Dengan nama Allah aku meruqyahmu”

Ini sebanyak 3 kali. Ini adalah metode ruqyah yang disyariatkan dan bermanfaat.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallamjuga pernah membacakan (doa/ruqyah) pada air untuk Tsabit bin Qais radhiallahu’anhu lalu memerintahkan ia untuk memercikkan air tersebut padanya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab Ath Thib dengan sanad yang hasan.
[Fatawa At-Thib wal Mardha hal 394-395, syamilah]

Selengkapnya baca أ:
https://muslimafiyah.com/bolehkah-membaca-doaruqyah-kemudian-ditiupkan-ke-air.html

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Add Pاn BB muslimafiyah.com 5CDB322B
Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah

0 response:

Posting Komentar

 
Top