Makar Ken Arok, Kebo Ijo Jadi Korban
Konon dalam sejarah negeri ini dulu, seorang pemuda bernama Ken Arok jatuh cinta dengan seorang perempuan bernama Ken Dedes, yg tak lain adalah istri majikannya sendiri Tunggul Ametung, yang juga seorang Raja.
Ken Arok meminta seorang pembuat senjata, Empu Gandring untuk membuat sebuah keris sakti, jadilah keris itu. Ia pun putar otak bagaimana agar rencananya berhasil dgn sukses. Ken Arok dapat ide, ia pinjamkan keris itu pada kawannya sesama pengawal sang raja, Kebo Ijo. Walhasil keris ini dijadikan isu besar oleh Kebo Ijo, ia memamerkannya hingga orang-orang pun menyangka keris ini milik Kebo Ijo.
Ketika Kebo Ijo lalai, Ken Arok mengambil keris Empu Gandring ini, ia jalankan aksinya, ia bunuh Sang Raja, Tunggul Ametung dan dia biarkan keris itu menancap di dada raja. Esoknya, kerajaan gempar, raja dibunuh! Tersangka utamanya? Ya, Kebo Ijo. Kebo Ijo yang sudah berstatus tersangka ini segera disidik dalam tempo yg singkat naik status menjadi terdakwa dan akhirnya terpidana. Tidak tanggung-tanggung, Kebo Ijo dihukum mati. Rakyat pun puas, merasa pelaku makar telah dihukum setimpal. Aksi Ken Arok pun berhasil, mulus. Ken Arok, akhirnya mengangkat diri menjadi raja, menikahi wanita pujaanya Ken Dedes.
Maka, jgn sampai kita seperti Kebo Ijo yang akhirnya menjadi tumbal. Biarkan saja keris itu pada tempatnya, jangan berlebihan memainkan isu keris hingga kita tidak sadar bahwa ada yang memanfaatkan kita.

0 response:

Posting Komentar

 
Top