Selasa, 14 Jumadal Awal 1437H
23 Februari 2016

WASPADA KEMATIAN MENDADAK

Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda,

مِنِ اقْتِرَابِ السَّاعَةِ ...وذكر فيه... وَأَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفُجَاءَةِ

"Tanda dekatnya hari kiamat ialah ... (diantaranya beliau menyebutkan)... BANYAKNYA KEMATIAN MENDADAK." (HR. ath-Thabrani dlm al-Mu'jam ash-Shaghir. Hasan)

Mati mendadak dalam hadits diatas boleh jadi terdapat sebabnya seperti; serangan jantung, stroke, kecelakaan, tertimpa bencana dan semisalnya.

Atau boleh jadi tanpa ada sebab tertentu, yakni seseorang dicabut nyawanya begitu saja oleh malaikat maut. Karena lafazh hadits tidak menunjukkan adanya kaifiyat khusus.

Yang jelas bahwasanya mendekati hari kiamat, banyak orang yang akan mati TIBA - TIBA.

Maka WASPADALAH terhadap kematian MENDADAK. Karena suksesnya seseorang tergantung pada amalan akhir hidupnya.

Oleh karenanya Ibnu Mas'ud رضي الله عنه pernah berkata,

مَوْتُ الْفُجَاءَةِ تَخْفِيفٌ عَلَى الْمُؤْمِنِ ، وَأَسَفٌ عَلَى الْكَافِرِ

“Kematian mendadak adalah kemudahan bagi seorang mukmin, dan BENCANA yang membawa PENYESALAN bagi orang kafir." (Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dlm al-Mu'jam al-Kabir)

Kemudahan bagi orang mukmin, karena matinya mudah dan terlebih lagi ia telah menyiapkan bekal tauhid, iman, dan amal kebajikan selama hidupnya.

Bencana bagi orang kafir, karena dia belum sempat masuk Islam dan bertaubat, sehingga kesudahan baginya ialah kekal di dalam Neraka.

Mudah-mudahan ALLAH سبحانه و تعالى menutup usia kita dengan husnul khatimah. Amiin.
___

(BBM Dakwah Al-Sofwa PIN 24C805BD)

0 response:

Posting Komentar

 
Top