Selasa, 17 Rajab 1437 H
25 April 2016 M

3 Wasiat Rasulullah

Ada seorang laki-laki mendatangi Rasulullah lalu mengatakan, “Berilah aku nasehat dengan ringkas! (dalam riwayat lain) Ajarilah aku dengan ringkas!.”

Lalu Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,
“(1) Jika kamu berdiri hendak melaksanakan shalat, maka shalatlah sebagaimana shalat orang yang akan pergi selamanya

(2) Jangan kamu mengucapkan satu perkataan yang kamu akan meminta maaf karenanya pada esok harinya

(3) Bertekadlah untuk tidak mengharapkan apa yang dimiliki orang lain."

(HR. Ahmad, no. 23498 dan Ibnu Majah, no. 4171)

Rasulullah mengajak setiap orang yang hendak melaksanakan shalat agar dia mengerjakannya dengan sungguh-sungguh sebagaimana orang yang mengerjakan shalatnya yang terakhir, dia tahu dirinya tidak bisa lagi mengerjakan shalat setelah itu. 

Jika seseorang yang mengerjakan shalat merasa bahwa itu adalah shalat terakhir yang bisa dilakukan, dia tidak bisa mengerjakan shalat setelah itu, maka pasti dia akan bersungguh-sungguh.

Dia pasti akan mengerjakannya dengan baik dan benar, ia pasti akan berusaha menyempurnakan rukun-rukunya, seprti ruku’ dan sujudnya juga hal yang diwajibkan atau bahkan hal-hal yang disunnahkan tidak akan ditinggal sedikitpun.

Oleh karena itu, semestinya setiap orang yang hendak melaksanakan shalat mengingat wasiat Rasulullah ini dalam setiap shalat yang sedang dia lakukan.

Barangsiapa melaksanakan shalat dengan baik dan benar, maka shalat tersebut akan memandu dan membimbingnya kepada semua kebaikan dan keutamaan. Dan shalat seperti itu akan menjadi penyejuk mata (penenang baginya) dan mendatangkan kebahagiaan.

(Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin, Ta’zhiimus Shalat, hal. 49)
___

(BBM Dakwah Al-Sofwa PIN 24C805BD)

0 response:

Posting Komentar

 
Top