Kamis, 16 Syawal 1437 H
21 Juli 2016

JANGAN Mengumbar Aib Orang

¤» Hukum asal menceritakan dan mengumbar aib seorang muslim adalah HARAM.

ALLAH سبحانه وتعالى berfirman artinya, "...dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya." (QS. al-Hujurat : 12)

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya, "Setiap muslim atas muslim lainnya haram (menumpahkan) darahnya, hartanya dan kehormatannya." (HR. Muslim)

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya, "Tahukah kalian apakah ghibah itu?."
Para sahabat menjawab, "ALLAH dan Rasul-Nya lebih tahu?."
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,
"Yaitu kamu menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dia benci?."
Seseorang bertanya, "Bagaimana jika yang saya katakan memang ada padanya?."
Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, "Jika yang kamu katakan ada padanya, maka kamu telah berbuat ghibah. Dan jika yang kamu katakan tidak ada padanya, maka kamu telah menfitnah." (HR. Muslim)

¤» Balasan bagi orang yang senang mengumbar aib manusia.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya,
"Ketika aku dimi'rajkan (ke langit), aku melewati suatu kaum yang mempunyai kuku dari kuningan. Mereka mencakar-cakar muka dan dada mereka sendiri. Maka aku berkata, "Siapa mereka itu, wahai Jibril?."
Maka Jibril menjawab, "Mereka itu adalah orang-orang yang memakan daging manusia (membicarakan aib) dan menghina kehormatan mereka." (HR. Abu Daud)

¤» Keutamaan membela kehormatan muslim

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya, "Barangsiapa yang memelihara kehormatan saudaranya, maka ALLAH akan memelihara dirinya dari api neraka." (HR. at-Tirmidzi)


(BBM Dakwah Al-Sofwa PIN 24C805BD)

0 response:

Posting Komentar

 
Top